Tuesday, October 25, 2005

Wanita Cantik                               


Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya

"Mengapa engkau menangis?"

"Kerana aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah

mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka

menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa,

tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita

begitu mudah menangis?"

Allah berfirman:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang

yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia;

namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan

menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang

lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan

tanpa mengeluh "


"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap

keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan

melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "


"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami

yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji

kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu "


"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan.

Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."

"Kau tahu:

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,

susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu

hatinya ? tempat dimana cinta itu ada."

erm kekadang aku berfikir..............

benarkah ............

sayang aku tidak mahu kamu menangis...

terima khasih.....